Modus Penipuan 'Diangkat ASN' Terungkap Usai Korban Masuk Kerja Hari Pertama

BAP, Cikarang – Penipuan dengan modus menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) terjadi di Gresik, Jawa Timur.

Belasan orang yang menjadi korban menerima surat keputusan (SK) pengangkatan palsu yang membuat mereka percaya telah diterima jadi ASN.

Penipuan ini terungkap setelah salah seorang di antaranya datang ke kantor untuk bekerja, tetapi mendapati bahwa status ASN-nya ternyata palsu.

Dilansir detikJatim, seorang korban berinisial SE datang ke Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Pemkab Gresik dengan mengenakan seragam dinas.

Awalnya kedatangan korban dianggap wajar selayaknya pegawai baru.

Namun, begitu SE mengatakan bahwa dirinya ditempatkan di bagian 'Humas', staf Pemkab akhirnya curiga. Sebab, bagian tersebut sudah tidak ada.

"Awalnya saya kira ada PNS yang dimutasi keProkopim.

Tapi yang bersangkutan mengaku ditempatkan di Bagian Humas, padahal sudah tidak ada," terang Kepala Bagian Prokopim Setda Gresik Imam Basuki, dikutip Kamis (9/4/2026).

Pihak Prokopim pun memeriksa dokumen SK yang dibawa korban.

Ditemukan sejumlah kejanggalan, salah satunya pada tanda tangan pejabat.

Nama pejabat yang tercantum benar, tetapi tanda tangannya tidak sesuai.

"Saat diminta menunjukkan dokumen, korban membawa fotokopian SK yang telah dilegalisir.

Namun, saat saya cek, saya agak ragu, terdapat kejanggalan pada tanda tangan pejabat yang tertera.

Namanya benar pejabat Pemkab Gresik, tapi tanda tangannya tidak sama," lanjut Imam.

Dari situ muncul dugaan bahwa dokumen SK milik SE palsu, dan SE adalah korban penipuan dengan modus pengangkatan menjadi ASN.

Dari keterangan korban, kasus ini ternyata tidak hanya menimpa dirinya saja.

Setidaknya ada sekitar 12 hingga 15 orang lain yang diduga mengalami hal serupa dengan modus yang sama.

Para korban dijanjikan lolos menjadi PNS dan diminta masuk kerja di lokasi berbeda pada hari yang sama, sehingga memperkuat dugaan adanya jaringan penipuan yang terorganisir.

"Saya arahkan untuk melakukan pengecekan ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Gresik," tutur Imam.

Pihak Pemkab Gresik melalui BKPSDM langsung merespons cepat dengan melakukan penelusuran lebih lanjut guna mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk respons serius Pemkab Gresik agar kasus serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.

"Iya, laporan sudah kami terima dan saat ini masih ditelusuri oleh tim," kata Kepala BKPSDM Gresik Agung Endro Dwi Setyo Utomo.

Kasus ini kini juga ditangani oleh pihak kepolisian.

Polisi telah mengantongi sejumlah data awal untuk didalami guna mengungkap pelaku di balik modus penipuan tersebut. Kapolres Gresik AKBP Ramadan Nasution juga meminta korban lainnya untuk segera melapor.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Pemda Kabupaten Gresik terkait dugaan penipuan dengan modus penerimaan PNS," kata Ramadhan.

Sumber : https://www.detik.com/kalimantan/hukum-dan-kriminal/d-8436268/modus-penipuan-diangkat-asn-terungkap-usai-korban-masuk-kerja-hari-pertama

admin

Ikuti kami di media sosial lain untuk mendapatkan update berita terkini dan konten eksklusif lainnya.

4 Comments

Ratna Reply

Menarik sekali. Saya jadi ingin tahu lebih banyak

Hendra Reply

Informasi ini sangat berguna

Lina Reply

Saya baru tahu tentang hal ini

Irfan Reply

Terima kasih atas informasinya

Dewi Reply

Saya akan mencari tahu lebih lanjut tentang ini

Rina Reply

Luar biasa! Terima kasih sudah berbagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *