Kemlu RI: 281 WNI Masih Berada di Iran, 35 Orang di Antaranya ABK di Atas Kapal

BAP, Cikarang – Direktorat Jenderal Perlindungan Warga Negara Indonesia (Ditjen PWNI) di Kementerian Luar Negeri RI pada Rabu (8/4/2026) melaporkan hingga saat ini masih terdapat 281 orang WNI yang berada di wilayah Iran.

Pemerintah Indonesia terus berkomunikasi dengan para WNI secara berkala sekaligus mematangkan rencana evakuasi jika diperlukan.

Plt Dirjen PWNI Kemlu, Heni Hamidah, menyampaikan bahwa KBRI Teheran terus melakukan kontak secara berkala dengan para WNI yang berada di Iran, baik kepada WNI yang tinggal di Iran sebagai residen maupun non-residen.

“Saat ini masih tercatat total sekitar 281 orang WNI yang berada di wilayah Iran, 35 orang di antaranya adalah ABK yang berada di kapal-kapal di pesisir Iran,” kata Heni dalam konferensi pers di kantor Kemlu RI, Jakarta Pusat, Rabu.

Terkait upaya perlindungan, ia menyampaikan bahwa KBRI terus mematangkan rencana evakuasi tahap berikutnya dengan melakukan kontak dengan para WNI yang telah menyatakan siap untuk dievakuasi.

“Dan tentunya terkait rencana evakuasi ini terus disesuaikan dengan kondisi terkini dan situasi di lapangan, mengingat perlu dipastikan bahwa pergerakan para WNI tersebut juga dilakukan melalui rute-rute yang aman, baik pada saat menuju titik kumpul maupun pergerakan menuju titik destinasi evakuasi di negara lain,” ujarnya.

Sumber : https://news.okezone.com/read/2026/04/08/18/3211215/kemlu-ri-281-wni-masih-berada-di-iran-35-orang-di-antaranya-abk-di-atas-kapal

admin

Ikuti kami di media sosial lain untuk mendapatkan update berita terkini dan konten eksklusif lainnya.

4 Comments

Ratna Reply

Menarik sekali. Saya jadi ingin tahu lebih banyak

Hendra Reply

Informasi ini sangat berguna

Lina Reply

Saya baru tahu tentang hal ini

Irfan Reply

Terima kasih atas informasinya

Dewi Reply

Saya akan mencari tahu lebih lanjut tentang ini

Rina Reply

Luar biasa! Terima kasih sudah berbagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *