Kemenkes: Lonjakan Kasus Dengue di ASEAN Masih Jadi Ancaman

BAP, Cikarang – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkap kasus demam berdarah dengue yang masih menjadi momok menakutkan di masyarakat.

Tak hanya di Indonesia, lonjakan dengue juga terjadi di kawasan ASEAN sehingga perlu kolaborasi di masing-masing negara.

Kemenkes mengungkap sejak Januari hingga Desember 2025 dilaporkan sebanyak 161.752 kasus dengue dengan Incidence Rate (IR) sebanyak 50,23 per 100.000 penduduk.

Dari jumlah ini, tercatat 673 kematian dengan Case Fatality Rate (CFR) mencapai 0,42 persen.

Direktur Penyakit Menular Kemenkes dr. Prima Yosephine mengatakan penanggulangan dengue perlu diperkuat, khususnya bagi masyarakat ASEAN.

“Dengue di kawasan ASEAN ini masih menjadi masalah masyarakatnya.

Ini menjadi penting untuk kita memperkuat penanggulangan dengue di ASEAN,” ungkap dr. Prima dalam acara Forum Regional: Mendorong Aksi Kolektif dalam Pencegahan dan Pengendalian Dengue di Kawasan Negara-negara ASEAN/Asia Tenggara, di Jakarta Selatan, Senin (9/2/2026).

Di Indonesia sendiri, Kemenkes mencatat ada 475 kabupaten di 36 provinsi yang melaporkan kasus demam berdarah sepanjang 2025.

Sebanyak 224 di antaranya dilaporkan kasus meninggal dunia.

Fenomena ini menandakan penyakit dengue masih menjadi ancaman masyarakat.

Adanya lonjakan kasus dengue, termasuk di Indonesia, lantaran adanya kesamaan pengaruh iklim hingga mobilitas penduduk.

“Kita tahu kalau penyakit tidak menular itu urgent, ya, perlu ditangani,” papar dr. Prima.

Lebih lanjut, dr. Prima mengungkap adanya target dalam kerja sama ASEAN untuk menanggulangi dengue.

Diharapkan adanya pencapaian nol kasus dengue di Indonesia maupun ASEAN pada 2030 mendatang.

“Target zero death akibat dengue pada 2030 dapat dicapai bersama,” tambahnya.

Kalau mau, aku bisa bantu penyesuaian istilah asing agar lebih konsisten atau perapihan kutipan agar lebih efektif untuk gaya berita online.

Sumber : https://women.okezone.com/read/2026/02/10/482/3200757/kemenkes-lonjakan-kasus-dengue-di-asean-masih-jadi-ancaman

admin

Ikuti kami di media sosial lain untuk mendapatkan update berita terkini dan konten eksklusif lainnya.

4 Comments

Ratna Reply

Menarik sekali. Saya jadi ingin tahu lebih banyak

Hendra Reply

Informasi ini sangat berguna

Lina Reply

Saya baru tahu tentang hal ini

Irfan Reply

Terima kasih atas informasinya

Dewi Reply

Saya akan mencari tahu lebih lanjut tentang ini

Rina Reply

Luar biasa! Terima kasih sudah berbagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *