Wabah Pes Diduga Menyebar di Siberia Setelah Kematian Peneliti, Hampir 200 Orang Diawasi

Wabah Pes Diduga Menyebar di Siberia Setelah Kematian Peneliti, Hampir 200 Orang Diawasi

BAP, Cikarang – Hampir 200 orang telah ditempatkan di rumah sakit untuk pengawasan medis di Irkutsk, Siberia timur, Rusia, atas dugaan paparan wabah pes, menurut laporan media lokal. Laporan tersebut menyebutkan bahwa 189 orang sedang dipantau menyusul sakitnya seorang karyawan di sebuah institut penelitian anti-pes di Irkutsk. Alexei Tsydenov, kepala Republik Buryatia yang berada di dekatnya, mengatakan bahwa wanita tersebut meninggal akibat bentuk pes yang belum ditentukan. Badan pengawas kesehatan masyarakat Rusia, Rospotrebnadzor, mengatakan pada Minggu, (4/10/2026) bahwa karyawan tersebut telah didiagnosis menderita "pneumonia yang tidak diketahui penyebabnya" dan situasi sanitasi serta epidemiologi di wilayah Irkutsk dan kota Irkutsk serta Shelekhov tetap stabil.

Dilansir CNBC, laporan terbaru tersebut mengikuti pemberitaan media lokal pada Jumat, (2/10/2026) bahwa seorang karyawan berusia 27 tahun di institut anti-pes jatuh sakit karena dugaan pes paru-paru (pneumonic plague) setelah kembali dari perjalanan kerja ke Buryatia, di mana timbulnya wabah telah dilaporkan di dekat perbatasan dengan Mongolia, mengutip saluran Telegram Rusia, Mash. Anmerika Serikat (AS) memantau laporan tentang dugaan kasus tersebut dan karantina terkait di Rusia, kata Axios pada Minggu, mengutip seorang pejabat dari pemerintahan Trump. Pejabat tersebut mengatakan bahwa pemerintah "mengetahui, memantau kemunculan wabah, dan menilai berbagai pilihan," menurut laporan tersebut.

Sumber : https://news.okezone.com/read/2026/10/06/18/3246194/wabah-pes-diduga-menyebar-di-siberia-setelah-kematian-peneliti-hampir-200-orang-diawasi

Bagikan berita
Rafa
PENULIS BERITA

Rafa

Ikuti kami di media sosial untuk mendapatkan update berita terkini dan konten eksklusif lainnya.

DISKUSI

Komentar Pembaca

4 Komentar
Ratna
Ratna
Balas

Menarik sekali. Saya jadi ingin tahu lebih banyak.

Hendra
Hendra
Balas

Informasi ini sangat berguna.

Lina
Lina
Balas

Saya baru tahu tentang hal ini.

Dewi
Dewi
Balas

Saya akan mencari tahu lebih lanjut tentang ini.

Rina
Rina
Balas

Luar biasa! Terima kasih sudah berbagi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Bagikan Pendapat Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan tanda *.