AS Cabut Blokade Iran di Selat Hormuz

BAP, Cikarang – Amerika Serikat (AS) resmi mencabut blokade angkatan laut terhadap Iran setelah kedua negara menandatangani kesepakatan untuk mengakhiri perang di Timur Tengah. Langkah tersebut menjadi tindak lanjut dari perjanjian damai yang dicapai kedua pihak dan diharapkan membuka jalan bagi stabilitas kawasan. Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengonfirmasi penghentian blokade tersebut melalui unggahan di platform X. Dalam pernyataannya, CENTCOM menyebut keputusan itu diambil sesuai arahan Presiden Donald Trump. Meski demikian, militer AS menegaskan sejumlah kapal perang Amerika masih akan tetap berada di kawasan sebagai bagian dari pengamanan situasi pascakesepakatan, dikutip dari laman BBC, Jumat (19/6/2026).

Di sisi lain, Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, untuk pertama kalinya menyampaikan tanggapannya terkait perjanjian tersebut. Ia mengaku telah menyetujui kesepakatan dengan Washington meskipun memiliki perbedaan pandangan mengenai isi dan prosesnya. Menurut Khamenei, persetujuan diberikan setelah Presiden Iran Masoud Pezeshkian menjamin bahwa hak-hak bangsa Iran akan tetap dilindungi dalam implementasi kesepakatan tersebut. Dalam pernyataannya, Khamenei juga menuding Presiden Donald Trump telah menggunakan berbagai cara untuk mendorong tercapainya perjanjian. Ia menyebut upaya tersebut dilakukan karena Trump berada dalam posisi yang "putus asa".

Meski membuka peluang dialog lanjutan, Khamenei menegaskan bahwa rencana pertemuan tatap muka antara Teheran dan Washington pada masa mendatang tidak berarti Iran menerima posisi atau tuntutan Amerika Serikat. Pernyataan ini menjadi penampilan politik pertama Khamenei terkait kesepakatan damai sejak ia menjabat sebagai pemimpin tertinggi Iran pada Maret lalu. Ia menggantikan Ayatollah Ali Khamenei yang tewas dalam serangan gabungan AS-Israel terhadap Iran pada 28 Februari, peristiwa yang kemudian memicu perang regional. Sementara itu, Presiden Trump belum memberikan tanggapan langsung atas pernyataan Khamenei. Namun, melalui media sosial Truth Social, Trump menyatakan berharap gencatan senjata dapat berlaku di seluruh kawasan, termasuk antara Israel dan kelompok Hizbullah di Lebanon yang didukung Iran.

Trump juga berharap seluruh negara di Timur Tengah tetap berkomitmen menjaga kondisi yang kondusif agar proses negosiasi lanjutan dapat terus berlangsung. Kesepakatan damai AS-Iran mencakup 14 poin utama. Beberapa di antaranya adalah pembukaan kembali Selat Hormuz untuk pelayaran internasional, komitmen Iran untuk tidak memiliki senjata nuklir, serta pembentukan dana rekonstruksi dan pembangunan ekonomi Iran senilai 300 miliar dolar AS. Meski demikian, Amerika Serikat tidak diwajibkan memberikan kontribusi pendanaan dalam skema tersebut.

Sumber : https://www.liputan6.com/global/read/7893420/as-cabut-blokade-iran-di-selat-hormuz

admin

Ikuti kami di media sosial lain untuk mendapatkan update berita terkini dan konten eksklusif lainnya.

4 Comments

Ratna Reply

Menarik sekali. Saya jadi ingin tahu lebih banyak

Hendra Reply

Informasi ini sangat berguna

Lina Reply

Saya baru tahu tentang hal ini

Irfan Reply

Terima kasih atas informasinya

Dewi Reply

Saya akan mencari tahu lebih lanjut tentang ini

Rina Reply

Luar biasa! Terima kasih sudah berbagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *